Ciri-ciri Babon Ayam Bangkok yang Bagus Untuk dijadikan Indukan

Recomended


Ciri-ciri Babon Ayam Bangkok yang Bagus Untuk dijadikan Indukan - Saat ini beternak ayam bangkok di Indonesia sedang tren, baik memeliharanya untuk di adu atau juga sekedar hobi untuk menghasilakn ayam bangkok yang berkualitas agar bisa di jual mahal. Oleh karena itu kami akan coba mengulas mengenai cara-cara memilih babon yang bagus.

Sebelum kita melakukan perkawinan ayam bangkok kita hendaknya kita memilih calon jago yang bagus dari keturunan juara dan babon yang bagus pula. Karena ayam bangkok betina juga berperan penting dalam  menghasilkan kualitas anakan yang di telorkan. Babon ayam bangkok yang berkualitas juga di barengi dengan harganya yang lumayan mahal pula, namun kali ini kita harus mengetahui bagaimana ciri-ciri babon ayam bangkok yang akan kita jadikan indukan sudah berkualitas bagus atau belum. Ayam betina yang baik dan berkualitas untuk dijadikan babon cetak bisa kita lihat secara langsung dari fisiknya dan riwayat asal usul keturunannya pula. 

Ciri-ciri Babon Ayam Bangkok yang Bagus Untuk Di Jadikan Indukan


Beberapa ciri fisik yang dapat kita perhatikan yaitu bagaimana bentuk kepala, mata, dada, kaki, tulang sapit, jalu dan struktur bulunnya. dari ciri-ciri itulah bisa kita ketahui dari keturunan ayam bangkok juara atau tidak. 


Bentuk kepala Ayam bangkok betina yang akan digunakan sebagai babon sebaiknya memiliki bentuk kepala yang bila dilihat dari depan menyerupai bentuk kepala ular. Ayam betina dengan bentuk kepala seperti ini umumnya akan menghasilkan anakan yang memiliki pergerakan luwes, terutama jika dikawinkan dengan jantan yang berkepala menyerupai buah pinang. Pergerakan kepala yang luwes memungkinkan ayam bangkok yang dihasilkan dari proses breeding memiliki kemampuan menghindari pukulan lawan yang baik. Ayam bangkok menjadi sukar dipukul oleh lawannya. 

Mata Mata ayam bangkok betina yang menjorok ke dalam biasanya menandakan bahwa ayam tersebut memiliki sifat keibuan. Ayam betina calon indukan dengan ciri ini kelak akan merawat anaknya dengan baik hingga tumbuh besar. Tingkat keberhasilan dari proses pengeraman yang dilakukan oleh ayam betina bermata cekung umumnya juga lebih tinggi. Oleh karena itu, jika Anda ingin tingkat keberhasilan breeding tinggi jangan mengabaikan ciri yang satu ini. Selain itu, usahakan pula untuk memilih ayam bangkok betina dengan mata yang bersih. Kebersihan kelopak mata menunjukan bahwa ayam tersebut sehat dan bebas dari penyakit-penyakit serius. 

Bentuk badan Bentuk badan ayam bangkok betina yang baik untuk dijadikan indukan adalah bentuk badan yang menyerupai bentuk botol. Hal ini bisa Anda rasakan dengan memegang bagian dada dan perut ayam dari bawah sembari mengangkatnya. Jika terasa nyaman dipegang, maka ayam betina tersebut tergolong baik, sedangkan jika sebaliknya, maka lebih baik ayam betina tersebut dijadikan ayam potong saja. 

Kaki Dalam ilmu katuranggan, bentuk dan wujud kaki sering menjadi pertimbangan utama ketika akan memilih ayam aduan. Hal yang sama juga berlaku saat kita memilih ayam bangkok betina untuk indukan. Kaki dengan sisik kering dan jari yang panjang biasanya dipilih sebagai prasyarat dalam menghasilkan anakan calon juara. Kaki seperti ini umumnya akan menghasilkan anak ayam bangkok dengan pukulan mematikan. 

Tulang Sapit Usahakan pula untuk memperhatikan tulang sapit ketika memilih ayam bangkok betina untuk indukan. Tulang sapit atau tulang di bawah pangkal ekor yang lebar (berukuran 3-4 jari) adalah ciri dari ayam bangkok betina yang akan menghasilkan anak ayam berkelas.

Bulu Bulu merupakan indikator kesehatan dalam dunia unggas. Bulu yang bersih dan mengkilat adalah ciri luar yang menandakan ayam memiliki ketahanan fisik yang baik. Oleh karena itu, saat memilih ayam bangkok betina sebagai indukan babon cetak, perhatikan bulunya. Jika kusam dan kotor, sebaiknya pilih yang lain saja. 

Taji Ini merupakan pertimbangan yang sebetulnya tidak penting-penting amat. Anda bisa menggunakan ayam bangkok betina yang tidak memiliki jalu sebagai indukan. Tapi akan lebih baik lagi jika jalu mereka sudah tumbuh. 

Silsilah Nah, poin terakhir inilah yang menurut saya paling penting. Perhatikan betul-betul silsilah dari ayam betina yang akan dijadikan indukan babon. Jangan sekali-kali menggunakan babon yang tak jelas asal usulnya. Meski dikawinkan dengan pejantan berkualitas, kemungkinan ia dapat menghasilkan ayam bangkok berkelas menjadi sangat tipis. 

Untuk berlangganan 'Artikel Terbaru Via E-mail', silahkan masukan e-mail anda di bawah ini :

0 Response to " Ciri-ciri Babon Ayam Bangkok yang Bagus Untuk dijadikan Indukan "

Posting Komentar

Ada Pertanyaan atau Komentar? Silahkan sampaikan disini, InsyaAllah kami akan segera meresponnya.